Friday, October 22, 2010

Kubersimpuh Rindu Walau Beberapa Minit Pada Sang Guru Mulia Nan Lemah Lembut..


Senin 18 oktober 2010 hamba meluncur dengan penerbangan pertama dari bandara Soekarno Hatta Jakarta pk 6.35 wib menuju Bandara Changi Singapura, tiada niat lain selain melepas rindu pada Guru mulia, manusia yang paling kucintai di bumi ini, dan telah menjadi sumpah setiaku bakti hidupku dan matiku adalah untuk berbakti pada beliau, yang beliau adalah hamba yang hidup dan mati beliau untuk berbakti pada Sang Nabi saw, yang Sang Nabi saw hidup dan mati beliau saw untuk berbakti pada Allah swt.

Hamba tiba pk 9.00 waktu singapura (8.00 wib), dan menanti kedatangan Sang Guru Mulia yang akan tiba di Changi Airport Singapura pd pk 9.00 waktu singapura pula, ketibaan dari Kualalumpur.

Ternyata pesawat beliau delay (tertunda) dan beliau baru keluar pk 11.30 waktu singapura, hanya sekitar dua puluh orang saja yang menanti kedatangan beliau di bandara Changi, maka hamba menangis melihat wajah mulia nan penuh kedamaian itu melangkah dengan santai menuju pintu exit, tiada desak desakan dalam menyalami beliau, dan hamba mohon waktu berbincang sesaat dengan beliau di bandara, sebelum beliau meneruskan ke kota singapura dengan acara yang padat pula,

Beliau tersenyum dan menyambut karung dosa ini dengan teguran lembut.. selamat jumpa wahai sayyid munzir..”,

Subhanallah… lidahmu sangat luhur hingga menyebut karung dosa ini dengan ucapan sayyid munzir, lalu beliau meneruskan ucapannya : “dimana kita akan bicara?, kau akan terus pulang bukan?”

Subhanallah.. firasat tajam (sabda Rasul saw : berhati hatilah pada firasat orang mukmin, karena mereka melihat dengan cahaya Allah swt) beliau telah mengetahui memang hamba hanya ke singapura untuk jumpa di bandara saja, karena kepulangan pesawat hamba adalah pk 12.25 waktu singapura, maka hamba mempersilahkan beliau duduk sambil menanti mobil datang dari parkiran,

Beliau duduk, hamba bersimpuh dilantai sangat dekat dengan lutut dan sandal beliau, airmata berlinang memandangi dengan asyik wajah yang paling kucintai, wajah damai, lembut nan indah itu berkata : “naiklah kekursi..” seraya mengarah pada kursi disebelah beliau, namun hamba menggeleng, mana pula karung dosa ini berani duduk disebelah beliau, hamba lebih suka bersimpuh sambil menikmati wajah yang sejuk dan penuh kasih sayang, lalu beliau mengulangi ucapannya : “naik kesini, duduk disebelahku..”, hamba tetap menggeleng dan tersenyum sambil terus menunjukkan bahwa hamba senang bersimpuh dikaki beliau, jika disuruh memilih duduk diatas tempat manapun sungguh tiada yang lebih nikmat bagi hamba selain duduk bersimpuh dikaki beliau, namun beliau berucap dg suara yang ditekan dengan nada perintah : “duduklah disampingku..!”, maka hamba tak berani menolak perintah beliau dan hamba duduk disebelah beliau, airmata terus mengalir karena ledakan gembira bisa melihat wajah beliau lagi, pemandangan terindah yang pernah kulihat didunia ini..

Lalu beliau memulai percakapan dengan akrab, tanpa menggubris puluhan orang yang berdiri jauh tak berani mendekat, mereka sangat menghargai hamba yang hanya akan jumpa beberapa menit lalu kembali ke Jakarta.

Beliau mulai melontarkan pertanyaan lembut, karena jika beliau diam maka beliau tahu hamba akan rubuh pingsan dari gembira, ledakan cinta dan haru bisa berdampingan dengan beliau, seraya bertanya lembut : bagaimana kabar jamaah kita?, semoga mereka semakin banyak dan semakin mendekat pada keluhuran..?

Hamba menjawab : betul tuanku, dengan bantuan Allah dan doa tuanku, mereka semakin banyak, dan selalu majelis riuh dengan airmata puluhan ribu jamaah, beliau tersenyum puas dan tampak tenggelam dengan kegembiraan hingga terpejam, lalu beliau berkata dengan pelahan : “sampaikan pada mereka salamku, kuwasiatkan pada mereka untuk semakin semangat untuk saling menasihati, masing masing mengenalkan sifat sifat keluhuran nabi saw, membenahi diri, membenahi dan membangkitkan keluhuran pada diri mereka, pada teman teman mereka, pada tempat sekolah mereka, pada tempat pekerjaan mereka, dan terus menjadi penebar kebaikan..”

Hamba menjawab : baik tuanku, akan hamba sampaikan..

Lalu sang guru lemah lembut menjelaskan beberapa hal dan tuntunan yang mesti dilakukan berupa tugas tugas pada hamba, hamba hanya menjawab : labbaik tuanku, hamba akan laksanakan, hamba akan patuhi..

Lalu sang guru mulia nan lembut dan sejuk berkata : kabarkan padaku hal lain..?”.

Hamba menjawab : semalam kami berkumpul sekitar 100 orang aktifis di internet, pria dan wanita untuk mulai menjalin perluasan dakwah di internet…

Sang guru lemah lembut terlonjak gembira : “nah… sungguh itu hal yang sangat menggembirakan, dunia internet penuh dengan kebutuhan para pembenah dan orang orang yang mau berkhidmat menebarkan dakwah lewat internet, karena medan dakwah kita di internet masih sangat sempit dibandingkan kekuatan kedhaliman yang terus mengelabui ummat dengan kejahilan dan kemungkaran.., sungguh usaha itu sangat menggembirakanku..”

Hamba menjawab : doakan kami wahai tuanku.., dan jamaah semua siap dan sudah sangat rindu menantikan kedatangan tuanku..

Sang Guru Lemah lembut tersenyum, sampaikan salamku, aku insya Allah akan kunjung dan menjumpai mereka…”

Hamba menangis haru…, lalu beliau memberi jawaban atas beberapa instruksi dan bimbingan bimbingan untuk langkah selanjutnya dalam kelanjutan Majelis Rasulullah saw..

Lalu hamba terdiam, beliau terdiam, lalu hamba tahu sudah terlalu lama hamba menahan sang Guru yang lemah lembut ini, tanpa terasa 15 menit berlalu, beliau seakan tak perduli dengan waktu demi menerima seorang karung dosa ini, dan beliau mulai melirik pada jamaah yang berdiri jauh dan menanti beliau, maka hamba memahami bahwa waktu sang guru mulia nan lembut telah cukup banyak tersita, dan hamba harus pamit, hamba berkata : tuanku, hamba penuh dosa, hamba takut tidak mendapat ridha tuanku, bagaimana Allah dan Rasul saw akan ridho jika hamba tidak mendapat ridho tuanku..?

Sang Guru Mulia nan lemah lembut tersenyum, bagaikan bulan purnama indah beliau berdoa, semoga limpahan keridhoan selalu menaungimu dalam ketenangan, kegembiraan, dan semoga Allah swt menggembirakanmu dengan ridha… dan sang guru mulia melantunkan doa yang panjang.., hamba bangkit mundur, lalu sang guru mulia nan sejuk bertanya, kemana sekarang tujuanmu..?

Hamba menjawab : pulang ke Jakarta wahai tuanku, malam ini majelis malam selasa di almunawar, beliau tersenyum lagi, dan terus berdoa dan melangkah sambil mengucap selamat jalan…

Duhai guru agung idola barat dan timur…,

sebelum beliau tiba, telah didahulu putra mulia beliau, Alhabib Salim bin Umar bin Hafidh, seraya bercerita panjang pada kami sambil menanti kedatangan Sang Guru Mulia, maka alhabib salim berkata : ayahanda mengunjungi Denmark, kota yang dikenal paling membenci dan menghina Rasulullah saw, namun baru saja beliau keluar dari bandara, sudah disambut dengan pembacaan Maulid nabi saw di bandara, maka Guru Mulia berpaling pada putranya dan berkata: “kau lihat?, pernah kau lihat orang menyambutku di bandara dengan pembacaan maulid?, sungguh diseluruh dunia belum pernah terjadi, tapi terjadi disini, di Denmark, kota yang konon sangat membenci dan Menghina Nabi saw, belum aku sampai di kotanya, baru di bandara justu Lantunan Maulid Nabi saw dikumandangkan, kau lihat bagaimana Allah swt Maha Memberi hidayah walau ditempat yang konon paling menghina Nabi saw?”

Di Jerman Guru Mulia menyampaikan tausiah di salah sebuah forum, hadir diantaranya seorang missionaris nasrani yang mencuri dengar, lalu melaporkannya pada pimpinan gereja yaitu gurunya, maka pendeta besar mengundang guru mulia untuk datang ke gereja dan menyampaikan tausiyah, seakan tantangan sekaligus pelecehan, kau yang berbicara kerukunan ummat beragama, apa berani masuk gereja?

Ternyata Guru Mulia setuju, datang, dan minta izin shalat di gereja, sudah kita fahami dari seluruh madzhab sebagian mengatakan makruh, sebagian mengatakan haram, namun sebagian mengatakan boleh jika diharapkan akan diubah menjadi masjid,

Selepas beliau menyampaikan tausiah, maka pimpinan pendeta ditanya : bagaimana pendapatmu terhadap islam?, maka ia menjawab : aku benci islam, namun aku cinta pada orang ini, maka guru mulia menjawab : jika kau mencintaiku akan datang waktunya kau akan mencintai islam…

Lalu guru mulia ditegur, bagaimana melakukan shalat di gereja?, beliau menjawab : aku melakukannya karena aku tahu tempat ini akan menjadi masjid kelak..

Lalu kami bertanya, apa yang membuat guru mulia masih didalam bandara?, beliau ditahan dan dipersulitkah?, lalu putra mulia menjawab : ayahanda asyik dengan mereka, mereka tidak tahu islam dan mau minta kejelasan, justru ayahanda senang dan duduk dengan mereka member tausiyah dan penjelasan pada staf imigrasi change airport tentang indahnya islam, mereka yang awalnya curiga dan ingin interogasi, justru menjadi pendengar setia dan terlalu asyik duduk mendengar penyampaian lemah lembut beliau hingga menghabiskan waktu 90 menit..!

Lambaian tangan beliau terus membuatku berdiri tercenung, dan terus hamba masuk ke airport untuk bording yang sudah terlambat, duduk di pesawat, dan kembali ke Jakarta, hamba tiba di bandara soekarno hatta pd pk 13.05 wib dengan selamat.

Wahai Allah.. barat dan timur haus dengan para penyeru yang lemah lembut penyambung kasih sayang Mu, mengenalkan kami pada kasih sayang Mu, kelembutan Mu, dan keindahan Mu, juga kelembutan nabi kami, idola kami, Sayyidina Muhammad saw,

Sungguh anugerah agung Mu dengan menghadiahkan kami seorang pembimbing keluhuran, penerus dakwah nabi Mu, panjangkan usia guru mulia kami, beri kemudahan atas perjuangannya, limpahi kasih sayang Mu seluas luasnya pada beliau, dan ikut sertakan kami, para pendosa yang mencintai beliau, dunia dan akhirat jangan pisahkan kami dari beliau, dan bersama beliau, berjuang bersama beliau, memanut beliau, dan mengabdi pada beliau..

Yaa Allah… Yaa Allah… Yaa Allah.. Amiiin..

Lambaian tangan beliau terus membuatku berdiri tercenung, dan terus hamba masuk ke airport untuk bording yang sudah terlambat, duduk di pesawat, dan kembali ke Jakarta, hamba tiba di bandara soekarno hatta pd pk 13.05 wib dengan selamat. ~ Habib Munzir alMusawa

Sunday, October 17, 2010

Gambar Haul Imam al-Haddad..

~Habib Umar di Masjid al-Falah USJ9 Subang~
Ahad 17/10/2010

Wednesday, September 29, 2010

إنــا لله وإنــا إليه راجــعــون

~: al-Fatihah :~

Tuan Guru Haji Abd Lathif
رحمه الله تعالى (Pak Teh Keroh)

yang telah kembali ke Rahmatullah sekitar jam 1 pagi,
Khamis 21 Syawal 1431h, 30 September 2010.

Beliau lebih dikenali dengan Pak Teh Kroh, merupakan pengasas dan mudir Madrasah ad-Diniah al-Latiffiah, Kg. Kuak Luar, Pengkalan Hulu, Perak Darul Ridzwan (Pondok Pak Teh).

Beliau adalah merupakan generasi pertama Pondok Pasir Tumboh,
juga salah seorang Ahli Majlis Fatwa Kerajaan Negeri Perak
.

Semoga ruh beliau dan ruh-ruh mereka yang telah ke pulang ke Rahmatullah,
diterima, diredhai, dilimpahi Rahmat dan RahimNYA, ALLAH سبحانه وتعالى
dan ditempatkan bersama-sama para Nabiyyin, Siddiqin, Syuhada', Solihin, Muqarrabin
dan Kekasih-Nya, Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم. Amiin Allahumma amiin.
Rabbana Taqabbal Minna Bisirril Fatihah...


Sunday, September 26, 2010

Kedatangan Guru Mulia al-Musnid al-Habib Umar bin Hafidz ke Malaysia.


Program Da'wah Ilmiah bersama Guru Mulia al-Musnid al-Habib Umar bin Hafidz ke Malaysia
Zulqaedah 1431h.


Bersempena Majlis Haul al-Imam al-Habib Abdullah Alawi al-Haddad:


~ 15 Oktober 2010 di Masjid al-Bukhari Jalan Hang Tuah, Kuala Lumpur; 5.30ptg.


~ 16 Oktober 2010 di Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah, Shah Alam: 5.00 ptg. *(Majlis Kemuncak)


~ 17 Oktober 2010 di Masjid al-Falah USJ9, Subang Jaya Selangor: 5.30ptg.


al-Habib Umar pernah berkata dalam rawhah:

"Berapa ramai yang "ghaib" dekat, dan berapa ramai yang 'hadir' jauh.."

ikhwah akhawat.. hadirlahlah beramai-ramai..

~jangan sampai kita terlepaskan peluang jilsah bersama Ulama' keturunan Rasulullahصلى الله عليه والسلم

Ya Allah..
'Hadir'kan kami walau jasad kami jauh beribu batu,
Kami yakin,
Jarak tidak memisahkan hati orang mukmin..

Ya Allah,
Jangan Engkau haramkan kami untuk menghadirinya,
Kerana dosa yang ada pada diri kami...

Ya Allah..
Hati-hati kami ini sangat merindukan majlis2 seperti ini,
Engkau saja pengubat rindu kami,
Hanyasanya kepada-Mu,
Kami serahkan hati kami....

Ya Allah..
kurniakanlah aku kesempurnaan dalam melaksanakan ajaran Nabi صلى الله عليه والسلم zahir mahupun bathin, dalam keadaan sihat dan selamat dengan Rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih...

Allahumma Amiin..

Majlis Haul Imam Habib Abdullah Alawi al-Haddad 1431H.

Pemberitahuan - Majlis-majlis Haul Imam Al-Haddad

Siri Majlis-Majlis Haul Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad sedang di selaraskan di beberapa bandar di sekitar Malaysia selain dari di Lembah Kelang mulai 09 Oktober 2010 hingga 24 Oktober 2010. Tamu terulung dari golongan ulama' antarabangsa terdiri dari Al-Allaamah Al-Habib Zein bin Ibrahim bin Semait dari Madinah, Al-Allaamah Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz dari Yaman dan Al-Habib Abdullah Attas Al-Habshi dari Makkah. Selain mereka, beberapa lagi ulama' dari Malaysia dan rantau ini akan sampaikan kata-kata hikmah, sebahagiannya dari kalam Imam Al-Haddad berkaitan dengan tajuk tema tahun ini iaitu 'YAKIN' dengan selingan ghasidah dan nasyid masyhur dari ratusan syaír nukilan Al-Imam.

Tarikh

Zon Utara (Kumpulan A)

Zon Timur (Kumpulan B)

09 Oktober 2010

Musalla Imam Asy-Syafie, Taman Jali, Kangar, Perlis


12 Oktober 2010

Masjid Kapitan Keling, Pulau Pinang

Masjid Pasir Mas, Pasir Mas, Kelantan

13 Oktober 2010

Masjid Al-Bukhary, Alor Setar, Kedah

Masjid Sultan Ahmad, Kemaman, Terengganu

14 Oktober 2010

Masjid Saiyidina Abu Bakar Assidiq, Bakar Arang, Sg Petani, Kedah

Masjid At-Taqwa, Pekan, Pahang


Zon Sentral

15 Oktober 2010

Masjid Al-Bukhary, Jalan Hang Tuah, Kuala Lumpur

16 Oktober 2010

Masjid Negeri Selangor D.E., Shah Alam, Selangor

17 Oktober 2010

Masjid Al-Falah, USJ 9, Selangor


Zon Selatan/Timur (Kumpulan C)

Zon Selatan/Barat (Kumpulan D)

18 Oktober 2010

Masjid Jame', Bandar Maran, Pahang

Masjid Sultan Iskandar, Batu Pahat, Johor

19 Oktober 2010

Masjid Jame’, Bandar Mersing, Johor

Masjid Al-Adzhim, Bandar Melaka, Melaka

20 Oktober 2010

Masjid Jame’ Kampung Melayu Majidi, Johor Baru, Johor

Yayasan Al-Jenderami, Dengkil, Selangor

21 Oktober 2010

Yayasan Assofa, Rembau, Negeri Sembilan

Masjid Layang-Layang, WP Labuan


Zon Malaysia Timur 1 (Kumpulan E)

Zon Malaysia Timur 2 (Kumpulan F)

22 Oktober 2010

Masjid Wan Alwi, Kuching, Sarawak

Masjid At-Taqwa, Miri, Sarawak

23 Oktober 2010

Masjid Bandaraya, Kota Kinabalu, Sabah

Masjid Baitul Aman, Kuala Lumpur

24 Oktober 2010

Masjid Habib Abdulrahman, Tawau, Sabah

Madrasah Darul Faqih, Jalan Gelang Cincin, Segamat, Johor

Nota: Majlis Utama di Masjid Sultan Salahudin Abdul Aziz Shah pada 16 Oktober 2010 akan bermula pada jam 5:00 petang tepat. Selain itu, semua majlis-majlis di seluruh Malaysia bermula pada 5:30 petang tepat. Diharap hadirin dan hadirat dapat bersama majlis-majlis ini sebelum waktu mula tersebut. Semua Muslimin dan Muslimat dijemput hadir. Diminta Hadirin dan Hadirat mematuhi halal/haram, sunnah/makruh dan adab semasa didalam majlis-majlis ini.

Majlis di Melaka belum dipastikan lagi.

Sila santau semula jadual diatas kerana kemungkinan adanya apa-apa perubahan yang terpaksa dilakukan.

Sebarang pertanyaan boleh di kemukakan ke hak@alhawi.net

Thursday, August 12, 2010

Siaran Langsung Majlis Tafaqquh Fiddin..

~(klik pada gambar)~

LIVE..!! di al-Muttaqin TV

http://www.almuttaqin.tv/

bersama:


al'Alim 'Allamah Tuan Guru ash Syeikh Muhammad Nuruddin al-Banjari al-Makki


semoga Allah swt memberi manfaat dengan para guru kita, ilmu-ilmu mereke, rahsia-rahsia mereka, cahaya dan berkat mereka di dalam agama, dunia dan akhirat, dan menghimpunkan kita bersama-sama dengan mereka dalam keadaan baik dan 'afiah..

Amin Allahumma Amin..